Kamis, 29 Oktober 2015
Perbandingan Referensi (Reference Comparison)
Pada bagian ini menyediakan informasi tentang kinerja unit dalam
perbandingan dengan unit referensinya atau unit relatif- nya. Unit referensi
adalah unit yang efisien 100%. Berlawanan dengan setiap unit yang tidak
efisien. Sebuah unit yang tidak efisien akan memiliki satu atau lebih peer
dalam set referensi nya.
Interpretasi
dari grafik- grafik ini sangat tergantung pada data yang ingin ditampilkan. Jika salah satu target input/
output berbeda, sedangkan target input/ output lainnya sama, Anda harus menginvestigasi
mengapa unit tersebut terlihat sangat berbeda dari referensi.
Jika
semua input/ output sangat berbeda dari target mereka, maka mungkin ini
menandakan sebuah masalah besar di dalam proses perubahan input/ output. Cek
kontribusi referensi untuk unit yang efisien. Interpretasi penuh dari hasil
tersebut membutuhkan sebuah pemahaman hubungan antara input dan output.
Rabu, 21 Oktober 2015
Potential Improvement (Potensi Pengembangan)
Bagian pertama
dalam window detail menunjukkan grafik potential improvement. Ini adalah tampilan
informasi utama untuk setiap unit. Grafik lainnya menunjukkan hasil yang saling
melengkapi. Kita juga dapat melihat potential improvement dalam bentuk tabular.
Kolom aktual menampilkan nilai yang dicapai unit tersebut. Kolom target
menampilkan nilai input/ output yang harus dicapai. Perbedaan persentase antara
nilai- nilai tersebut ditampilkan pada kolom potential improvement.
Dalam
contoh di bawah ini, kita bisa melihat bahwa grafik tersebut menunjukkan ada
ruang untuk peningkatan di setiap variabel output (destinasi graduasi dengan 8%
yang pertama, 2.1 dengan 15% dan lain- lain). Kita juga dapat menyimpulkan
bahwa pengurangan (reduksi) bisa dibuat dalam dua input variabel (rasio biaya
fasilitas dan staf-murid masing- masing 1% dan 7%) walaupun kita memilih untuk
mengoptimalkan output.
Hal
ini ditunjukkan untuk mencapai skor yang ditentukan, sebenarnya unit tersebut
tidak memerlukan semua inputnya, dan ini menjadi informasi penting dan menarik.
Analisis tersebut berdasarkan kinerja data yang diketahui, jadi kita tidak bisa
berasumsi bahwa unit tersebut masih bisa lebih baik, tetapi informasi ini
mungkin membantu memperoleh pemahaman yang lebih (penuh).
Catatan: tidak
akan ada potential improvement dari unit yang efisien 100%. Pilih unit-unit
yang tidak efisien, untuk melihat perbedaan grafik potential improvement.
Selasa, 29 September 2015
Details Window/Unit Detail per DMU
Window unit
detail menyediakan informasi tentang peningkatan potensial, perbandingan
referensi, kontribusi referensi, dan kontribusi input output pada sebuah unit
individu. Bagian ini merupakan salah satu analisis utama dalam analisis metode
Data Envelopment Analysis. Pada
bagian ini peneliti dapat melihat secara detail informasi-informasi penting
dari tiap-tiap DMU atau unit bisnis. Sedikitnya terdapat 4 analisis penting
yang ada pada details window ini.
Senin, 21 September 2015
Grafik Distribusi Tingkat Efisiensi
Grafik
distribusi tingkat efisiensi menampilkan informasi tentang susunan skor
efisiensi dan jumlah detail unit dengan skor di setiap baris. Pada bagian analisis ini memungkinkan
peneliti untuk melampirkan label terhadap individual bar yang menunjukkan
sekilas berapa banyak unit yang ada di setiap barisan. Sebagaimana yang dapat kita
lihat pada gambar di bawah ini, ada 11 unit dalam barisan 81-90, 45 unit dalam
barisan 91-99.9 dan 38 unit dalam barisan efisien yaitu 100%.
Catatan: secara
teknik, 99.9 tidak akurat, sebagaimana nilai tersebut bisa menjadi sedikit lebih
besar dalam beberapa kasus. Tetapi itu menunjukkan gambaran umum bahwa skor
tersebut bukan 100.
Konsep-konsep Penting dalam DEA
Dalam metode DEA, terdapat beberapa kaidah
penting yang perlu dicermati. Beberapa kondisi penting yang harus diperhatikan dalam penggunaan
DEA adalah sebagai berikut:
a. Positivity;
umumnya formulasi DEA mengharuskan semua variabel input dan output bernilai
positif (>0).
b. Isotonicity;
variabel input dan output harus punya hubungan isotonicity yang berarti untuk
setiap kenaikan dalam input harus menghasilkan kenaikan setidaknya satu output dan tidak ada output yang mengalami
penurunan.
c. Number
of DMUs; aturan umum adalah dibutuhkan setidaknya 3 DMU untuk setiap variabel
input dan output yang digunakan dalam model agar supaya memastikan adanya degrees of freedom untuk analisis yang
bermanfaat.
d. Homogeneity
od DMUs; DEA menuntut seluruh DMU yang dievaluasi memiliki variabel input dan
output yang sama jenisnya dalam jumlah positif.
e. Windows
analysis: perlu dilakukan jika terjadi pemecahan data DMU (tahunan menjadi
triwulanan misalnya) yang biasanya dilakukan untuk memenuhi syarat jumlah DMU. Analisis ini dilakukan untuk menjamin
stabilitas nilai produktifitas dari DMU yang bersifat time dependent.
f. Control of weights: untuk setiap unit relative terhadap unit yang lain dalam satu set
data, terkadang dalam praktek manajemen dapat menentukan bobot sebelumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)





