Kamis, 29 Oktober 2015

NEW EBOOK: Pengukuran Efisiensi Lembaga Keuangan Syariah [SMART Publishing]


Perbandingan Referensi (Reference Comparison)

Pada bagian ini menyediakan informasi tentang kinerja unit dalam perbandingan dengan unit referensinya atau unit relatif- nya. Unit referensi adalah unit yang efisien 100%. Berlawanan dengan setiap unit yang tidak efisien. Sebuah unit yang tidak efisien akan memiliki satu atau lebih peer dalam set referensi nya.
Nilai yang memiliki skala 100% di dalam grafik, dengan nilai komparasi juga diskalakan untuk membuat hubungan yang lebih jelas. Dalam contoh di bawah ini, variabel dari nilai Cambridge (ditunjukkan dengan batang merah (red bar) yaitu 93 untuk biaya fasilitas, 114 untuk perpustakaan dan komputer, dan 107 untuk rasio staf-murid (dll).
Interpretasi dari grafik- grafik ini sangat tergantung pada data yang ingin  ditampilkan. Jika salah satu target input/ output berbeda, sedangkan target input/ output lainnya sama, Anda harus menginvestigasi mengapa unit tersebut terlihat sangat berbeda dari referensi.
Jika semua input/ output sangat berbeda dari target mereka, maka mungkin ini menandakan sebuah masalah besar di dalam proses perubahan input/ output. Cek kontribusi referensi untuk unit yang efisien. Interpretasi penuh dari hasil tersebut membutuhkan sebuah pemahaman hubungan antara input dan output.


Inhouse Training: Pengukuran Efisiensi dengan DEA [Dirjen Pajak RI]. 22-23 Oktober 2015


Rabu, 21 Oktober 2015

Potential Improvement (Potensi Pengembangan)

Bagian pertama dalam window detail menunjukkan grafik potential improvement. Ini adalah tampilan informasi utama untuk setiap unit. Grafik lainnya menunjukkan hasil yang saling melengkapi. Kita juga dapat melihat potential improvement dalam bentuk tabular. Kolom aktual menampilkan nilai yang dicapai unit tersebut. Kolom target menampilkan nilai input/ output yang harus dicapai. Perbedaan persentase antara nilai- nilai tersebut ditampilkan pada kolom potential improvement.
Dalam contoh di bawah ini, kita bisa melihat bahwa grafik tersebut menunjukkan ada ruang untuk peningkatan di setiap variabel output (destinasi graduasi dengan 8% yang pertama, 2.1 dengan 15% dan lain- lain). Kita juga dapat menyimpulkan bahwa pengurangan (reduksi) bisa dibuat dalam dua input variabel (rasio biaya fasilitas dan staf-murid masing- masing 1% dan 7%) walaupun kita memilih untuk mengoptimalkan output.
Hal ini ditunjukkan untuk mencapai skor yang ditentukan, sebenarnya unit tersebut tidak memerlukan semua inputnya, dan ini menjadi informasi penting dan menarik. Analisis tersebut berdasarkan kinerja data yang diketahui, jadi kita tidak bisa berasumsi bahwa unit tersebut masih bisa lebih baik, tetapi informasi ini mungkin membantu memperoleh pemahaman yang lebih (penuh).
Catatan: tidak akan ada potential improvement dari unit yang efisien 100%. Pilih unit-unit yang tidak efisien, untuk melihat perbedaan grafik potential improvement. 

Selasa, 29 September 2015

Details Window/Unit Detail per DMU


Window unit detail menyediakan informasi tentang peningkatan potensial, perbandingan referensi, kontribusi referensi, dan kontribusi input output pada sebuah unit individu. Bagian ini merupakan salah satu analisis utama dalam analisis metode Data Envelopment Analysis. Pada bagian ini peneliti dapat melihat secara detail informasi-informasi penting dari tiap-tiap DMU atau unit bisnis. Sedikitnya terdapat 4 analisis penting yang ada pada details window ini.

Senin, 21 September 2015

Grafik Distribusi Tingkat Efisiensi

Grafik distribusi tingkat efisiensi menampilkan informasi tentang susunan skor efisiensi dan jumlah detail unit dengan skor di setiap baris. Pada bagian analisis ini memungkinkan peneliti untuk melampirkan label terhadap individual bar yang menunjukkan sekilas berapa banyak unit yang ada di setiap barisan. Sebagaimana yang dapat kita lihat pada gambar di bawah ini, ada 11 unit dalam barisan 81-90, 45 unit dalam barisan 91-99.9 dan 38 unit dalam barisan efisien yaitu 100%.
 

Catatan: secara teknik, 99.9 tidak akurat, sebagaimana nilai tersebut bisa menjadi sedikit lebih besar dalam beberapa kasus. Tetapi itu menunjukkan gambaran umum bahwa skor tersebut bukan 100.   

Konsep-konsep Penting dalam DEA

Dalam metode DEA, terdapat beberapa kaidah penting yang perlu dicermati. Beberapa kondisi penting yang harus diperhatikan dalam penggunaan DEA adalah sebagai berikut:

a. Positivity; umumnya formulasi DEA mengharuskan semua variabel input dan output bernilai positif (>0).

b. Isotonicity; variabel input dan output harus punya hubungan isotonicity yang berarti untuk setiap kenaikan dalam input harus menghasilkan kenaikan setidaknya satu output dan tidak ada output yang mengalami penurunan.

c. Number of DMUs; aturan umum adalah dibutuhkan setidaknya 3 DMU untuk setiap variabel input dan output yang digunakan dalam model agar supaya memastikan adanya degrees of freedom untuk analisis yang bermanfaat.

d. Homogeneity od DMUs; DEA menuntut seluruh DMU yang dievaluasi memiliki variabel input dan output yang sama jenisnya dalam jumlah positif.

e. Windows analysis: perlu dilakukan jika terjadi pemecahan data DMU (tahunan menjadi triwulanan misalnya) yang biasanya dilakukan untuk memenuhi syarat jumlah DMU. Analisis ini dilakukan untuk menjamin stabilitas nilai produktifitas dari DMU yang bersifat time dependent.

f. Control of weights: untuk setiap unit relative terhadap unit yang lain dalam satu set data, terkadang dalam praktek manajemen dapat menentukan bobot sebelumnya.