Sabtu, 06 Juni 2020

FINANCIAL AND SOCIAL EFFICIENCY ON INDONESIAN ISLAMIC BANKS: A NON PARAMETRIC APPROACH

Makalah ini mengeksplorasi efisiensi keuangan dan sosial dalam satu kerangka penilaian. Untuk mengukur tingkat efisiensi Industri Perbankan Syariah, penelitian ini menggunakan metode DataEnvelopment Analysis (DEA) dan Free Disposal Hull (FDH). Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat efisiensi keuangan bank syariah di Indonesia dari 2013 hingga 2018 cenderung menurun. Sebaliknya, tingkat efisiensi sosial bank syariah di Indonesia memiliki kecenderungan meningkat. Selain itu, nilai efisiensi sosial bank Islam di Indonesia relatif lebih rendah dibandingkan dengan nilai efisiensi keuangan. 

Dalam kerangka Kuadran Efisiensi Sosial dan Keuangan, dua bank syariah yang didiklasifikasi menjadi dua di kuadran 1, tiga di kuadran 2, dua di kuadran 3, dan empat di kuadran 4. Sangat penting bagi bank syariah yang berada dalam tingkat efisiensi sosial yang rendah 'untuk mengembangkan kebijakan agar sejalan dengan lima faktor maqashid sharia selain dari menjaga efisiensi untuk mencapai maslahah. Bagi para regulator, kerangka pengukuran efisiensi sosial dapat menjadi alternatif dalam mempertimbangkan kinerja bank Islam di luar efisiensi keuangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar